Sabtu, 09 Mei 2015

HIDRO[ONIK MENGGUNAKAN BOTOL BEKAS

MENANAM SECARA HIDROPONIK 
MENGGUNAKAN BOTOL BEKAS

 
Hidroponik (Inggris: hydroponic) berasal dari kata Yunani yaitu hydro yang berarti air dan ponos yang artinya daya. Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa tanah. Jadi hidroponik berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam atau soilless. Teknik hidroponik banyak dilakukan dalam skala kecil sebagai hobi di kalangan masyarakat Indonesia. Pemilihan jenis tanaman yang akan dibudidayakan untuk skala usaha komersial harus diperhatikan. Jenis tanaman yang mempunyai nilai jual di atas rata-rata di antaranya yaitu:
  • Paprika
  • Tomat
  • Timun Jepang
  • Melon
  • Terong Jepang
  • Selada
  • Sawi
Bertanam dengan sistem hidroponik, dalam dunia pertanian bukan merupakan hal yang baru. Namun demikian hingga kini masih banyak masyarakat yang belum tahu dengan jelas bagaimana cara melakukan dan apa keuntungannya. Untuk itu dalam tulisan ini akan dipaparkan secara ringkas dan praktis bertanam dengan cara hidroponik.
Dalam kajian bahasa, hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, atau dalam pengertian sehari-hari bercocok tanam tanpa tanah. Dari pengertian ini terlihat bahwa munculnya teknik bertanam secara hidroponik diawali oleh semakin tingginya perhatian manusia akan pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman.
Di mana pun tumbuhnya sebuah tanaman akan tetap dapat tumbuh dengan baik apabila nutrisi (unsur hara) yang dibutuhkan selalu tercukupi. Dalam konteks ini fungsi dari tanah adalah untuk penyangga tanaman dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi, untuk kemudian bisa diserap tanaman. Pola pikir inilah yang akhirnya melahirkan teknik bertanam dengan hidroponik, di mana yang ditekankan adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi.
Untuk membuat hidroponik secara sedehana, kita bisa memanfaatkan benda-benda di sekitar. Salah satunya adalah botol bekas air mineral. Persiapan membuat hidroponik botol air mineral tidaklah rumit. Cukup menyiapkan botol air mineral ukuran 1 liter, media tanam, gunting, cutter, dan paku untuk melubangi botol air mineral.

TAHAPAN PELAKSANAAN MENANAM SECARA HIDROPONIK
Alat dan Bahan
1.                  Bibit tanaman seperti terong, tomat, cabai, sawi
2.                  Pot (bahan botol bekas)
3.                  Media tanam Arang, Sekam/serbuk gergaji, Pecahan batu bata
4.                  Air
5.                  Larutan nutrisi/Pupuk

Cara Kerja
1.                  Menyiapkan alat dan bahan
2.                  Merakit pot dari botol bekas

 3.                  Menyusun media tanam mulai dari pecahan batu bata, kemudian arang pada bagian atas
botol
4.                  Memindahkan tanaman dari persemaian kedalam botol atas yang telah diisi media,
terlebih dahulu mencuci akarnya dengan air sampai bersih
5.                  Menutup bagian atas dengan sekam/serbuk gergaji
6.                  Menyiramnya dengan air
7.                  Mengisi bagian bawah botol dengan larutan nutrisi/pupuk
8.                  Meletakkan bagian atas botol di atas bagian bawah botol
9.                  Merawat tanaman